Posted by: yohanes tantama | July 16, 2008

Belajar Kerendahan Hati Dari St. Johanes Vianney

Matius 11:25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil

Walau pun dia mencapai tahbisan imam setelah melalui perjuangan yang ekstra keras karena keterbatasan kemampuan intelectualnya, St. Johanes Vianney diangkat menjadi santo pelindung semua pastor paroki. Setelah ditahbiskan menjadi imam, uskupnya mengirim dia ke tempat terpencil di daerah Ars, dengan harapan bahwa Romo Vianney paling kurang dapat menjaga status quo gereja disana. Uskup tak pernah membayangkan apa yang akan terjadi tahun-tahun berikutnya ketika Ars menjadi semacam daya tarik bagi pria dan wanita yang mencari untuk bertumbuh dalam kekudusan dan lebih dekat dengan Allah karena kehidupan, kesaksian dan kotbah dari Romo Vianney.

Namun patut disayangi, kesuksesan imam muda ini bukannya mendatangkan encouragement dan support dari rekan-rekan imam tapi kecemburuan dan iri hati dalam suatu bentuk yang sangat berbahaya. Marah karena kotbah-kotbah romo Vianney menarik begitu banyak orang, semakin imam-imam yang terdidik dan yang terpelajar mengambil keputusan untuk menulis surat kepada uskup mereka untuk menyampaikan protest bahwa seorang imam yang tidak terdidik dengan baik (karena dia selalu gagal dalam setiap tahap pendidikan di seminari) mesti berkotbah dan mengajar orang lain. Para imam mengambil keputusan untuk mendukung surat protes mereka dengan suatu petisi dan mengirim petisi itu ke seluruh dioses meminta setiap imam untuk menandatangani petisi itu. Tanpa sengaja, copy surat yang sama sampai ke alamat romo Vianney.

Bunyi surat petisi itu adalah sebagai berikut: Kami yang bertanda tangan di bawah ini percaya dan yakin bahwa romo Vianney dari Ars tidak layak untuk berkotbah karena dia tidak terdidik dan tidak menempuh jalur formasi akademik, dan kami memohon supaya bapa uskup menarik dengan segera izinan untuk berkobah yang diberikan kepadanya. Romo Vianney membaca dan memperhatikan petisi itu lalu menandatanganinya juga karena dia menyetujui dengan sepenuh hati bahwa dia tidak layak untuk berkotbah dan kurang berpendidikan, dan berhasrat, kalau itu memang kehendak Allah, uskup boleh menarik dan menghentikan dia. Melihat nama romo Vianney dalam daftar petisi dan menyaksikan buah-buah nyata dari pelayanan imam yang sederhana dan mengagumkan ini, uskup membiarkan romo Vianney untuk berkarya dan berkotbah di Ars, dan keputusan uskup ini sangat mengecewakan dan mengfrustrasikan imam-imam yang lain.

Jesus memberi pujian dan kemuliaan kepada Bapa karena Bapa memberikan revelasi kepada orang-orang sederhana dan rendah hati, dan menyembunyikannya bagi yang bijaksana dan terpelajar. Kebenaran-kebenaran Kerajaan Allah adalah bahwa mereka dapat dimengerti baik oleh seorang anak kecil maupun oleh seorang professor, tapi selalu direvelasikan kepada mereka yang terbuka dan rela untuk diajar dan diinstruksi oleh Roh Kudus.

Francistown  Botswana, 16 Juli 2008
Fr. Joe Ruma,SVD (joeruma@gmail.com)

Pondok Renungan : 16 Juli 2008


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: