Posted by: yohanes tantama | July 20, 2008

Perbuatlah apa yang engkau inginkan orang lain berbuat kepada anda

Hari ini Romo di Gereja kami, Romo Goris memberikan penggambaran yang sangat bagus mengenai hukum sebab akibat seperti yang Tuhan katakan, “Apa yang ingin engkau dapatkan dari orang lain, perbuatlah itu lebih dahulu”. Saya coba ceritakan kembali dengan versi saya. Romo mengisahkan seorang anak kecil yang bermain main cukup jauh keluar dari Rumahnya. Suatu saat ia menemukan suatu gua. Dipenuhi rasa ingin tahu dia berteriak, ”  siapa didalam”? Terdengar jawaban, “siapa didalam”? Anak itu heran dan bertanya,” Siapa namamu”? Dijawab juga, “Siapa namamu”?
Anak itu bertambah jengkel dan berkata , “Jangan mempermainkan saya”. Dijawab juga , “jangan mempermainkan saya.” Dengan marah anak itu berkata,”Engkau pasti anak yang nakal”. Suara dari dalam berteriak juga, “Engkau pasti anak yang nakal.”
Segera anak tadi pulang kerumah dan mengadu kepada ibunya. Sang ibu mendengarkan dan mulai mengerti maksud dan kejadian yang dialami anaknya. Dengan sabar dan arif dia berkata,” kalau kamu mau berteman dengan dia, jangan berkata keras. Katakanlah dengan lemah lembut dan penuh kasih maka dia juga akan begitu”.
Keesokan harinya dengan penasaran anak tersebut kembali ke gua dan mulai berkata,”Selamat siang”. Suara dari dalam gua berbunyi,”selamat siang”. “Saya senang berteman denganmu.” dijawab juga ,”saya senang berteman denganmu.” Si anak menjadi senang dan berkata,”aku mencintaimu.” Suara dari dalam gua menjawab,”Aku mencintaimu.”
Dengan perasaan bahagia anak tadi berlari menuju rumahnya, tidak sabar menceritakan kejadian tersebut pada ibunya.

Saudara ada makna sangat dalam dalam cerita itu, Yesus pernah berkata dalam injil Matius

Matius
7:12 “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

Suatu perkataan sangat bijaksana dan mengena buat kita manusia yang sangat egois. Sering kita ingin lebih dari orang lain bahkan mengorbankan orang lain juga. melalui sabdaNya diatas Tuhan
mengajarkan kepada kita agar selalu memeriksa diri kita dahulu sebelum memvonis orang lain. Kita harus berani berkorban lebih dulu maka kita akan mendapatkan balasannya sesuai dengan yang kita lakukan.

Semoga bermanfaat
Yohanes T


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: