Posted by: yohanes tantama | December 13, 2008

Kehangatan Kasih Mama

Manna Sorgawi – Oktober 14, 2008

Hangatnya Kasih Mama

Amsal 23:22 – Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau, dan janganlah menghina ibumu kalau ia sudah tua.

Ulangan 5:16 – Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

Rintik hujan selalu mengingatkanku pada satu masa yang sangat mengesankan,  masa di mana kasih mama menjadi sangat nyata. Waktu kecil aku ingin sekali memiliki mantel hujan berwarna kuning, karena teman-temanku banyak yang memilikinya. Bagiku, warna kuning cerah selalu tampak indah, tetapi sangat disayangkan mama tidak punya cukup uang untuk membelikanku mantel itu.

Suatu siang aku kehujanan ketika pulang sekolah. Rasa kesal dan marah memenuhi hatiku, “Coba mama membelikanku mantel kuning itu, pasti aku tidak akan basah,” gerutuku saat melihat teman-teman berjalan memakai mantel mereka.

Di tengah jalan aku bertemu dengan mama yang membawa payung untukku. Karena kesal aku tidak mau menerima payung itu. Walaupun begitu mama tetap ingin melindungiku, ia mendekapku erat sambil berjalan. Sesampainya dirumah aku melanjutkan aksi ngambek itu dengan menolak untuk berganti pakaian. Mama mengambil handuk dan membungkus tubuhku, kehangatan mengaliri tubuhku dalam seketika. Tak ada kata-kata yang keluar dari bibir mama, sementara tangannya terus bekerja mengeringkan tubuhku. Disekanya kepalaku agar aku tak sakit, kemudian mama mengganti pakaianku. Tak berapa lama, mama pun pergi dan kembali sambil menyodorkan teh manis hangat buatku. Ya, hanya segelas teh manis, sebab mama tak mampu membelikanku susu coklat. Namun kehangatan teh manis itu menyempurnakan kehangatan yang kubutuhkan dihari yang dingin itu.

Sejak hari itu bunyi air hujan selalu membuatku teringat akan kasih tulus yang mama tunjukkan kepadaku. Jika direnungkan, hatiku mengakui bahwa tak ada kehangatan sebaik kehangatan kasih yang diberikan mama. Kehangatan kasih mama tak akan pernah dapat digantikan oleh uang atau kemewahan.

Mungkin mama kita tidak mampu membelikan sebuah baju hangat atau satu barang yang sangat kita inginkan, namun kehangatan kasihnya senantiasa memberi cinta yang sangat berharga. Mama mungkin tak mampu membelikan kita baju yang sedang trend, tapi perhatiannya yang tulus bisa menjadi segalanya buat kita. Mama mungkin tak bisa memberikan susu, tapi segelas teh manis yang diseduh bersama kasih sayangnya sangat bernilai. Mama mungkin tak bisa menjemput kita dengan mobil, tapi kehadirannya disetiap saat menjadikan hidup ini berarti. Rangkulan tangan mama selalu mampu menghalau galau dari hati kita.

Jika kita hendak memberi senyum terindah kepada mama, berikanlah sekarang; jika ingin memberikan sanjungan, katakanlah sekarang tanpa penundaan; jika kita ingin memberikannya seikat bunga nan indah, berikan sekarang; jika kita ingin makan malam berdua saja dengannya, lakukan segera. Nyatakanlah kasih kita dengan cara yang benar dan tanpa penundaan supaya mama kita lebih merasakan, betapa kita juga mencintai dan menghargainya. Lihatlah, semua itu akan membahagiakan mama yang sudah mecintai kita dengan sepenuh hati.

DOA:

Bapa, terima kasih atas kedekatanku dengan mama. Lingkupilah hidup mama dengan kesehatan, penghiburan dan kebahagiaan. Didalam Nama Tuhan Yesus aku minta. Amin.

KATA-KATA BIJAK:

Banyak wanita yang baik hati, namun bagiku mama melebihi mereka semua.


Responses

  1. cerita yang sangat menyentuh hati….bagiku, kasih mama tidak ada duanya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: