Posted by: yohanes tantama | April 10, 2009

Jalan Salib

VIA DOLOROSA

Via Dolorosa adalah jalan yang ditempuh Yesus ketika Ia pergi ke kayu salib. Ungkapan “Via Dolorosa” adalah bahasa latin yang berarti “Way of Grief” atau “Way of Suffering”, yaitu Jalan Penderitaan. Hal ini hanya menunjukkan bahwa sebagai orang-orang yang percaya kita harus menderita bersama Kristus menanggung kayu salib seperti yang Tuhan katakan dalam kitab Matius 10:38-39 demikian:

“Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa mempertahankan nyawanya [hidupnya], ia akan kehilangan nyawanya [hidupnya], dan barangsiapa kehilangan nyawanya [hidupnya] karena Aku, ia akan memperolehnya.”

Dan ayat-ayat sebelumnya ayat 34-37 menjelaskan demikian:

“Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya. Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.”

Sama seperti yang terjadi pada masa Yesus dan masa-masa sebelumnya musuh utama dari Injil akan datang dari gereja itu sendiri. Ini menunjukkan bahwa musuh utama dari orang-orang percaya yang setia kepada Tuhan bukanlah orang-orang dunia ini, tetapi musuh utama mereka adalah gereja-gereja yang tersesat yang mengikuti injil-injil palsu dan berusaha keras untuk membungkam (membunuh) kebenaran Firman Tuhan.

Dalam kitab Matius 23:34 Yesus berkata demikian:

“Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota”

Dan kitab 1 Yohanes 2:18-20 menasihatkan demikian:

“Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita. Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya.”

Bahkan kitab Yohanes 16:2 menyatakan berfirman:

“Kamu akan dikucilkan [diusir], bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh [membungkam] kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.”

Ini adalah masa siksaan rohani yang sangat dahsyat. Tetapi ingatlah apa yang terjadi di akhir zaman adalah sama seperti yang terjadi pada zaman nabi-nabi dahulu, tetapi dalam segala kemungkinannya yang terjadi pada mereka jauh lebih parah dan menyusahkan daripada yang dapat terjadi pada zaman modern sekarang ini.

Dan keadaannya selalu sama, ketika kebenaran yang sejati muncul pihak yang paling menentang justru adalah pemimpin-pemimpin rohani yang sedang berkuasa. Di dalam kitab-kitab Perjanjian Lama seperti Yesaya, Yeremia, Yoel, Amos, Nahum, Hosea, Micah, Habakuk, Zakaria, dll. banyak membicarakan tentang kejatuhan dari organisasi gereja-gereja ini. Saya sarankan untuk membaca kitab-kitab tersebut karena itu adalah “surat kabar” untuk hari kita sekarang ini.

Alkitab menggunakan nama-nama seperti Edom, Esau, Seir, Bozra, Tirus, Sidon, Babel, Yerusalem (external), Mesir, Sodom, Amon, Moab, dll. untuk menunjuk kepada organisasi gereja-gereja Perjanjian Baru yang tersesat di akhir zaman tepat menjelang kedatangan Kristus yang kedua kali.

Dalam kitab Yohanes 16:33 Tuhan Yesus berpesan demikian:

“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”

“That which hath been is now; and that which is to be hath already been; and God requireth that which is past.” (Ecclesiastes 3:15)

May the grace of the Lord Jesus Christ be with your spirit.

Facebook :

http://www.facebook.com/p.php?i=1516908383&k=4ZCY34Q6UYVM5FBDRC2YSP&r


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: