Posted by: yohanestantama | February 9, 2012

Jadwal retret 2012 – Pertapaan Karmel – Ngadireso Tumpang

Januari 2012

3-12 : Retret Komunitas (tidak terima tamu)

26-29 : Retret Penyembuhan Batin

Februari 2012

9-12 : Retret Awal (Umum)

14-16 : Hari Doa Komunitas (tidak terima tamu)

18 : Adorasi (Umum) (pk 09.00-17.00)

22 : Rabu Abu

23-16 : Retret Penyelenggaraan Ilahi (Umum)

Maret 2012

8-11 : Retret Mengatasi Kelemahan (Umum)

17 : Adorasi (Umum) (Pk 9-17)

22-25 : Retret Pohon Keluarga (umum)

April 2012

5-8 : Paket Paskah

14 : Adorasi (Umum) pk 09.00-17.00

19-22 : Retret Penyembuhan Batin (Umum)

24-26 : Hari Doa Komunitas (Tidak terima tamu)

Mei 2012 :

3-6 : Retret awal (umum)

19 : Adorasi (umum) pk 09.00-17.00

24-26 : Retret Veni creator (umum)

27 : Pantekosta

Juni 2012

5-7 : Hari Doa Komunitas (tidak terima tamu)

14-17 : Retret Penyembuhan Batin (Umum)

22-24 : Camping SD (kls 4-6)

Juli 2012

2-8 : Camping Siswa : SLTP-SMU

14 : Adorasi (Umum) pkl 09.00-17.00

20-22 : Retret Panggilan (Umum)

23-29 : Camping mahasiswa

Agustus 2012 : Retret Awal (umum)

15 : Acara Komunitas (tidak terima tamu)

17-26 : Libur Idul Fitri

28-30 : Hari Doa Komunitas (Tidak terima tamu)

September 2012

6-9 : Retret Mengenal Kehendak Allah (umum)

15 : Adorasi (Umum) pkl 09.00-17.00

20-23: Retret Penyembuhan Batin (Umum)

Oktober 2012

11-14 : Retret buah buah Roh Kudus (umum)

15-17 : Hari Doa Komunitas (tidak terima tamu)

20 : Adorasi (Umum) pkl 09.00-17.00

26-28 : Retret Pasutri (Umum)

November 2012

1-4 : Retret Pohon Keluarga (Umum)

15-18 : Retret Awal (Umum)

30-2 des : Retret Doa lanjutan (umum)

Desember 2012

4-6 : Hari Doa Komunitas (Tidak terima tamu)

13-16: Retret Penyembuhan Batin (Umum)

22-25 : Paket Natal

31/12 – 1/1 : Malam Tahun Baru

Posted by: yohanestantama | January 5, 2012

Busana Liturgi Para Imam Katolik

Tahukan anda bahwa busana yang dikenakan para Imam dalam misa itu mempunya arti sendiri. Yang paling sering kita dengar adalah Kasula. Kasula lambang : Cinta dan pengorbanan.

Kasula, disebut juga planeta, adalah pakaian luar yang dikenakan di atas alba dan stola. Kasula merupakan busana khas imam, khususnya selebran dan konselebran utama, yang dipakai untuk memimpin Perayaan Ekaristi. Kasula melambangkan keutamaan cinta kasih dan ketulusan untuk melaksanakan tugas yang penuh pengorbanan diri bagi Tuhan. Selama berabad-abad model kasula telah mengalami beberapa perubahan dan variasi. Kasula berasal dari kata Latin “casula” yang artinya “rumah”; kasula di kalangan Graeco-Romawi serupa sebuah mantol tanpa lengan yang sepenuhnya menutupi tubuh dan melindungi si pemakai dari cuaca buruk. Tujuan rohani kasula adalah mengingatkan imam akan kasih dan pengurbanan Kristus, “Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan” (Kol 3:14).

Doa ketika mengenakan kasula:
“Ya Tuhan, Engkau pernah bersabda: `kuk yang Ku-pasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.’ Buatlah aku sanggup mengenakan pakaian ini agar dapat memperoleh rahmatmu. Amin.”

Selengkapnya anda bisa baca disini

http://yesaya.indocell.net/id1014.htm

Posted by: yohanestantama | December 28, 2011

Selamat Hari Natal 25 Desember 2011

Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau

Tuhan menyinari engkau dengan wajahNya dan memberi engkau kasih karunia

Tuhan menghadapkan wajahNya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera

Bilangan 6 : 24-26

 

Posted by: yohanestantama | December 15, 2011

Sakramen Pengakuan Dosa – Romo Richard Lonsdale

MENGAPA MENGAKU DOSA ITU BAIK?

Dikatakan bahwa “Orang Katolik tidak perlu membayar biaya Psikiater (= dokter ahli jiwa) seperti orang lain, sebab kita memperolehnya secara gratis setiap hari Sabtu dalam Kamar Pengakuan.” Yah, pernyataan itu tidak sepenuhnya benar – hanya sedikit saja imam yang memang seorang psikiater – tetapi sungguh benar bahwa kamu mempunyai seorang penolong yang hebat untuk memberimu nasehat serta penyembuhan dalam Sakramen Rekonsiliasi (atau Sakramen Pengakuan Dosa) yang kamu terima secara teratur. LAGIPULA – dan ini sesungguhnya yang lebih penting – kamu memperoleh kuasa Sakramen untuk melakukan perubahan-perubahan yang diperlukan dalam hidupmu agar memperoleh damai.

Dikatakan juga bahwa “Pengakuan Dosa itu baik bagi jiwa.” Memang benar demikian. Berbahaya sekali memendam persoalan-persoalan di dalam hati kita sendiri. Seringkali, hal terbaik yang dapat kita lakukan ialah membicarakannya dengan seseorang yang kita percaya. Dengan siapakah kita dapat melakukannya lebih baik daripada dengan seorang imam Katolik?

APA ITU DOSA?

PADA DASARNYA, DOSA IALAH SESUATU YANG KITA LAKUKAN YANG MENYAKITI ORANG LAIN. Jika kita menyakiti orang lain, kita bersalah. Mungkin tampaknya terlalu “Katolik” untuk merasa khawatir akan kesalahan kita, tetapi kesalahan sebenarnya adalah masalah tanggung-jawab. Jika kita menyakiti orang lain, kita harus merasa bersalah karena kita bertanggung jawab atas penderitaan orang itu.

Tentu saja, ada sebagian orang yang khawatir akan kesalahan mereka secara berlebihan. Mereka mempunyai skrupul batin (skrupul: sangat teliti, bahkan kadang berlebihan, pada hal yang sekecil-kecilnya) dan merasa berdosa dalam segala sesuatu yang mereka lakukan. Tetapi hal seperti itu sudah tidak lazim lagi di abad ke-21 ini!

Kebanyakan orang tidak lagi peduli akan akibat-akibat dari perbuatan mereka. Mereka hidup hanya untuk saat ini. Sesungguhnya, segala sesuatu yang kita lakukan membawa akibat bagi orang lain, kadang-kadang akibat baik, tetapi seringkali akibat buruk. Akibat itu disebut “Efek Domino” – yaitu serentetan akibat yang dapat menimbulkan masalah selama bertahun-tahun.

Biasanya ada tiga pihak yang menderita karena dosa: orang yang kamu sakiti, kamu sendiri, dan Tuhan. Mengapa Tuhan? Karena Tuhan adalah Bapa semua orang. Semua Bapa menderita jika anak-anak mereka disakiti. Tuhan itu penuh belas kasih. “Belas Kasih” artinya ikut merasa menderita dengan penderitaan orang lain. Tuhan sungguh-sungguh merasakan penderitaan kita, seolah-olah penderitaan itu menimpa Tuhan sendiri.

UNTUNGNYA, KITA DAPAT MELAKUKAN SESUATU

Begitu kita sadar bahwa kita menyakiti orang lain, saatnyalah bagi kita untuk berubah. Itulah alasan utama Pengakuan Dosa. Tuhan mengampuni kita DAN memberi kita pertolongan untuk berubah.

MENGAPA SAYA HARUS MENGAKUKAN DOSA-DOSA SAYA KEPADA SEORANG MANUSIA?

Sebagian orang mengatakan bahwa mereka tidak perlu mengakukan dosa-dosa mereka kepada seorang manusia. Mereka mengatakan bahwa mereka dapat mengatakan kepada Tuhan bahwa mereka menyesal dan Tuhan akan mengampuni mereka, di mana saja, dan kapan saja. Tetapi Sakramen Pengakuan Dosa (atau Rekonsiliasi) lebih dari hanya sekedar pengampunan dosa. Jika kita sungguh-sungguh menyesal, kita perlu berubah, berhenti berbuat dosa.

Imam adalah penasehat yang dapat menjelaskan mengapa kita bersalah dan bagaimana kita dapat berubah. Imam tidak berada di sana untuk menghakimi atau pun menghukum kita. Imam berada di sana untuk menganalisa masalah serta menyarankan penyembuhannya. Ia dapat menjelaskan segala sesuatunya dan bahkan akan mengatakan kepadamu jika kamu memang tidak bersalah.

Penitensi adalah bagian dari penyembuhan. Penitensi merupakan suatu langkah kecil awal untuk mengubah cara hidup kita. Kita tidak harus mengubah cara hidup kita saat itu juga, tetapi kita harus berubah. Sakramen Pengakuan Dosa memberi kita kekuatan untuk melakukan perubahan.

DARIMANAKAH SAKRAMEN PENGAKUAN DOSA BERASAL?

Yesus-lah yang memulai Sakramen Rekonsiliasi. Pada hari raya Paskah, Ia bersabda kepada para murid-Nya: “Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” (Yoh 20:21-23)

Kuasa ini diwariskan selama berabad-abad. Sakramen adalah semacam bahasa isyarat dari Tuhan. Sakramen berbicara langsung kepada jiwa. Tidak seperti bahasa isyarat lainnya, bahasa isyarat Tuhan memiliki kuasa untuk melakukan apa yang dikatakannya. Isyarat dalam Sakramen Pengakuan adalah absolusi (=pengampunan dosa) oleh imam. Gereja melaksanakan apa yang diperintahkan Yesus kepada kita, “mengampuni dosa orang.”

“Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” (Yak 5:16)

PENITENSI

Absolusi adalah langkah awal dari proses perubahan. Penitensi (= denda dosa) adalah langkah selanjutnya. Penitensi bukanlah suatu hukuman atas dosa-dosa yang kita akukan. Penitensi adalah langkah untuk menyembuhkan. Penitensi yang terbaik bukanlah setumpuk doa-doa belaka, tetapi tindakan-tindakan nyata untuk mengatasi dosa. Misalnya, jika seseorang mengaku dosa karena marah kepada sahabatnya, penitensinya kemungkinan adalah berlaku lebih lembut dan sabar kepada sahabatnya itu. Memang suatu hukuman yang berat, tetapi dapat menghasilkan mukjizat.

BAGAIMANA SAYA DAPAT MENGAKU DOSA DENGAN BAIK?

Selalu mulai dengan mengingat. Pikirkan orang-orang yang ada di sekitarmu. Mungkin diawali dengan keluargamu. Kemudian yang lainnya juga: sanak saudara, tetangga, rekan sekerja, teman sekolah, orang yang kamu potong jalannya di jalan raya minggu lalu, dan sebagainya, dan sebagainya.

Pikirkan tentang kejadian-kejadian baru-baru ini dalam hidupmu yang melibatkan orang-orang tersebut. Pengaruh apakah yang kamu berikan kepada mereka? Apakah, jika ada, yang kamu lakukan sehingga menyakiti mereka? Juga, apakah yang seharusnya kamu lakukan, tetapi tidak kamu lakukan? Adakah seseorang yang  membutuhkan pertolongan dan kamu tidak menawarkan pertolonganmu?

Sekarang tarik mundur ingatanmu agak sedikit jauh ke belakang. Kemungkinan kamu tidak melakukan suatu dosa besar atau “dosa berat”, tetapi adakah dosa-dosa yang merupakan kebiasaan, yang kamu lakukan dan lakukan lagi. Setetes air hujan mungkin tidak berarti, tetapi jika tetesan-tetesan itu ditampung untuk jangka waktu yang lama, maka tetesan hujan itu dapat mengakibatkan banjir! Suatu ejekan, yang kecil dan sepele – jika diulang dan diulang- dapat menjadi gunung kebencian.

PEMERIKSAAN BATIN

Kecuali jika kamu mempunyai ingatan yang luar biasa, pada umumnya kamu lupa akan sebagian besar perkara yang kamu lakukan. Oleh karena itulah suatu sarana sederhana diperlukan untuk membantumu. Sarana itu disebut “Pemeriksaan Batin” yaitu suatu daftar pertanyaan untuk diajukan kepada dirimu sendiri sebelum kamu mengaku dosa. (lihat Lembar Pemeriksaan Batin)

Suara Batin atau Hati Nurani adalah kesadaran moral atau etik atas kelakuanmu dengan dorongan untuk memilih yang baik dari yang jahat. Suara batin haruslah dibentuk dalam terang Sabda Allah, yaitu melalui Gereja.

MENGAKU DOSA

Pelaksanaan Sakramen Pengakuan dapat berbeda dari tempat yang satu dengan tempat yang lain. Di beberapa tempat, pengakuan dilaksanakan dalam Kamar Pengakuan. Di tempat lainnya, dibuat suatu tempat pengakuan khusus.

Kamu boleh berlutut di balik sekat atau boleh juga berlutut berhadapan muka dengan imam. Secara pribadi, saya lebih menyukai posisi berlutut menghadap imam, sebab imam berada di sana untuk menjadi penasehatmu. Jika ia dapat melihat ke dalam matamu, ia dapat mempunyai gambaran yang lebih baik bagaimana menasehatimu. Matamu berbicara banyak tentang kamu! Imam tidak berada di sana untuk memarahimu atau menghakimimu. Imam juga seorang yang berdosa seperti semua orang lain. Imam harus mengaku dosa juga!

APA YANG SAYA KATAKAN?

Tata cara Sakramen Pengakuan dapat berbeda-beda, tetapi biasanya imam akan menyambutmu. Mungkin imam akan berbincang sejenak denganmu, atau memulai dengan sebuah doa. Terkadang imam membacakan suatu perikop dari Kitab Suci tentang belas kasih Tuhan.

Sungguh, kamu tidak perlu khawatir tentang rumusan-rumusan atau doa-doa tertentu. Memang mungkin ada suatu rumusan standard di tempatmu, tetapi yang terbaik adalah menjadikan segala sesuatunya praktis. Sebaiknya kamu merasa santai dan mengatakan kepada imam sudah berapa lamakah sejak pengakuanmu yang terakhir, atau menjawab pertanyaan yang mungkin diajukan oleh imam.

Yang terpenting adalah meminta pertolongan. Jika kamu terbiasa tanpa pikir panjang mengucapkan suatu daftar panjang tentang hal-hal yang sama, mungkin kamu dapat mencoba untuk berkonsentrasi pada beberapa di antaranya, daripada menyebutkan semua yang biasa kamu katakan.

Imam mungkin akan meminta keterangan lebih lanjut, tetapi hal itu hanya dimaksudkan agar ia dapat memberikan nasehat yang terbaik bagimu. Hal utama yang perlu diingat adalah bahwa pengakuanmu itu sifatnya pribadi dan hanya dimaksudkan untuk menolongmu. Kamu berada di sana untuk didamaikan kembali dengan Tuhan. Pastilah Tuhan merindukan untuk bersahabat kembali denganmu!

SESUDAH PENGAKUAN DOSA

Kamu akan keluar dari Kamar Pengakuan dengan perasaan lega! Cobalah untuk melaksanakan penitensi penyembuhanmu sesegera mungkin. Kamu telah diampuni, disembuhkan serta dipulihkan sepenuhnya persahabatanmu dengan Tuhan. Salah satu hal terindah tentang pengampunan dosa adalah bahwa Tuhan mengampuni dan melupakan! Begitu dosa-dosamu telah diampuni, kamu diperbaharui dalam rahmat Tuhan. Kamu harus mempunyai niat yang kuat untuk menghindari dosa di masa mendatang. Tetapi jika kamu tergelincir atau melakukan kesalahan, ingatlah TUHAN SENANTIASA ADA DI SANA DENGAN KASIH-NYA!

sumber : News For Kids, Rm Richard Lonsdale; Catholic1 Publishing Company; www.catholic1.com
Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Fr. Richard Lonsdale.”

Posted by: yohanestantama | December 11, 2011

Video masa Advent

1. Minggu I : Harapan (Hope)

Roma 15 : 13

Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah limpah dalam pengharapan

2. Minggu II : damai (Peace)

Yohanes 16 : 33

Semuanya itu kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia

3. Minggu III : Kemuliaan (Joy)

I Petrus 1 : 8-9

Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihiNya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihatNya. Kamu bergembira karena sukacipa yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu

4. Minggu IV : Kasih (Love)

Yudas 1 : 21

Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus untuk hidup yang kekal

 

Posted by: yohanestantama | December 10, 2011

Did You Know? (Tahukah anda?)

Jangan menunggu bahagia, baru tersenyum.

Tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia

Jangan menunggu kaya, baru mau beramal.

Tapi beramal lah, maka kamu semakin kaya

Jangan menunggu termotivasi, baru bergerak.

Tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi

Jangan menunggu dipedulikan orang baru anda peduli,

Tapi pedulilah dengan orang lain! maka anda pasti akan dipedulikan…

Jangan menunggu orang memahami kamu, baru kita memahami dia.

Tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu

Jangan menunggu terinspirasi, baru menulis.

Tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu

Jangan menunggu proyek, baru bekerja.

Tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu

Jangan menunggu dicintai, baru mencintai.

Tapi belajarlah mencintai, maka anda akan dicintai

Jangan menunggu banyak uang, baru hidup tenang.

Tapi hiduplah dengan tenang, maka bukan hanya sekadar uang yang datang, tapi damai sejahtera.

Jangan menunggu contoh, baru bergerak mengikuti.

Tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti

Jangan menunggu sukses, baru bersyukur.

Tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.

Posted by: yohanestantama | November 2, 2011

Keringat seorang penjaja koran

Kemarin siang di perempatan lampu merah saya berhenti dan dihampiri oleh seorang penjaja koran. Berpikir sejenak, saya putuskan untuk membeli koran dari anak itu. Begitu koran ditangan saya, langsung terasa dinginnya keringat sang anak pada koran tersebut. Saya berpikir inilah keringat seorang anak yang mengacungkan tangannya menjajakan koran dalam waktu yang cukup lama, mungkin sejak  lama tidak ada yang tertarik untuk membelinya. Hanya untuk seribu rupiah sang anak dengan sabar menunggu pembeli.

Sangat ironis kawan, bandingkan dengan begitu banyak orang yang sekarang ini lebih memilih untuk mendapatkan uang sebanyak banyaknya tanpa keringat. Bahkan mungkin keringat orang lainlah yang dikorbankan. Juga banyak orang yang tidak sabar untuk menunggu rejekinya datang menghampiri dengan etos kerja keras. Kemudahan dan kemudahan yang selalu kita pikirkan. Sementara itu masih banyak saudara kita yang berkekurangan bahkan tetap berkekurangan setelah bekerja sekian lama membanting tulang.

Tulisan saya tentunya tidak menyalahkan kekayaan tetapi lebih berupa usaha membesarkan hati buat kawan semua yang masih berjuang untuk menjadi lebih baik dengan jalan yang benar. Anda tidak sendiri jadi tidak perlu berkecil hati, saya yakin masih banyak di luar sana orang yang masih punya hati nurani dan keberanian bersikap.

Salam Damai Kristus

Yohanes Tantama

Sore itu hari Minggu kemarin kami sekeluarga balik dari Jakarta, karena dari acara pernikahan adik kami jadinya barang bawaan cukup banyak. Ada 4 koper, 2 laptop belum termasuk tas kecil dan satu barang yang saya mau pakai untuk project. Saya memerlukannya untuk demo di client. Nilainya cukup besar juga.

Saat kami turun di Bandara Surabaya kami semua ke toilet dan terpaksa saya sendirian menunggu bagasi yang begitu banyak. Jadinya terpaksa pakai trolley sebagai bantuan. Keluar dari terminal kedatangan anak laki laki kami meminta roti, tetapi karena antrian yang banyak kami minta dia untuk menundanya. Setelah mendapat taxi semua barang kita masukkan. Dan sekitar pk 3 kami tiba dirumah.

Saat itulah karena kami melalui prosesi acara yang cukup melelahkan selama 2 hari, sepertinya kami sangat membutuhkan istirahat. Disisi yang lain meskipun Sabtu kemarin di acara pemberkatan pernikahan sudah dilakukan misa dan komuni, kami tahu bahwa minggu ini seharusnya kami tetap pergi ke gereja.Dengan segala perjuangan akhirnya saya memutuskan ke Gereja bersama anak saya yang laki laki karena anak perempuan kami sedang mempersiapkan tugas sekolah yang cukup banyak. Dengan segal keletihan itu kami bersyukur masih bisa menguatkan diri untuk ke Gereja.

Misa berjalan dan sekitar jam 8 kami selesai misa, saat perjalanan pulang itulah saya baru tersadar bahwa barang yang akan saya pakai untuk diproyek tersebut tidak ada dirumah. Dalam perjalanan pulang saya harap harap cemas, dan ternyata benar barang tersebut tidak ada di rumah. Saya sempat emosi kepada diri sendiri karena sudah membuat suatu kesalahan yang fatal. Segera saat itu juga saya ke Bandara.

Jujur saya sudah tidak bisa berharap banyak karena saya yakin bahwa barang tersebut tidak tertinggal di Taxi, tetapi dipelataran bandara yang setiap orang bisa mengambilnya. Kejadian dulu waktu saya mengalami musibah kantor yang terbakar membuat saya lebih bisa mengendalikan diri, saya hanya bisa pasrah dan melihat kembali bahwa semua rejeki yang kami terima juga berasal dari kemurahan Tuhan dan bahkan banyak yang kami sendiri tidak tahu dari mana itu semua. Dan memang dalam hidup kehilangan itu adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dan keberuntungan. Harapan tentu tetap ada meskipun sudah hampir 6 jam barang itu tertinggal. SMS dari istri saya bahwa bersama anak anak mereka berdoa untuk harapan tersebut juga menguatkan saya.

Sesampai di bandara saya cari dilokasi tidak ada, syukur tiket taxi masih ada dicelana dan tadi saya bawa. Segera saya ke tempat taxi taxi, saya melongok dan makin lemas saja karena saya tidak lihat barang saya. Saya beranikan diri menanyakan apakah ada barang tertinggal, dan ternyata kotak itu ada didepan saya dan tadi saya karena dalam kecemasan yang tinggi seolah tidak melihatnya. Puji Tuhan barang yang kami cari telah ketemu. Sekali lagi Tuhan menunjukkan kuasanya dalam kehidupan kami. Dia menjaga barang kami pada saat kamipun sudah tidak bisa berharap banyak. Satu hal yang saya syukuri bahwa malam itu meskipun letih saya memutuskan untuk ke Gereja, saya membayangkan kalau saya malah istirahat dan tertidur mungkin besoknya saya baru sadar dan belum tentu barang itu masih ada

Tuhan menunjukkan kasihnya pada kita yang masih mempunyai banyak kelemahan ini dan sekali lagi saya hanya bisa mengucapkan “Terima kasih” kepadaNya.

Yohanes Tantama

Posted by: yohanestantama | September 5, 2011

Lokasi Gereja Katolik dg Google Map

Kiriman dari seorang sobat, semoga bisa berguna, apabila ada tambahan bisa di kirimkan ke saya. Thanks untu c1p1 !!

Update, alamat sitenya :

https://sites.google.com/site/mapgereja/

 

dear admin
saya lagi mencoba membuat map untuk gereja2 di indonesia
mohon saran dan kritiknya ya :) , semoga lebih mudah menemukan lokasi gereja untuk kedepannya :) salam damai kristus

http://maps.google.com/maps/ms?msid=204013390820587089602.0004abc9401377c1d2305&msa=0

Posted by: yohanestantama | July 11, 2011

Alkitabiahnya Misa Gereja Katolik

Kiriman dari saudara Alfonsus Lie Kap Fong – melalui facebook .

Tahukah kita bahwa Misa di Gereja Katolik itu sangat alkitabiah, salah sekali kalau ada yang mengatakan tidak berdasarkan injil, berikut sebagian kutipan yang bisa kita ambil (yohanes taTtama)

 

Ibadah Misa Katolik dalam kitab suci>

1.Salam pembukaan Matius 28:19>

2.Salam Apostolik 2 Kor 13:14>

3.Amin 1 Taw 16:36b>

4.Tuhan sertamu Luk 1:28;2 Tes3:16;Rut 2:4.>

5.Tuhan kasihanilah kami Mat 17:15;20:31;Mzm 123:3.>

6.Kemuliaan kepada Bapa LUk 2:14;+dari kitab Wahyu.>

7Alleluia Wahyu 19:1-6;Tob 13:18.>

8.Arahkan hati kepada….Rat 3:41.>

9.Kudus,kudus,kudus..,Wahyu 4:8;Yes 6:3;Mrk 11:9-10;Mzm 118:26>

10.Doa Ekaristi 1 Kor11:23-26;Mat26:26-28;Mrk 14:22-24;Luk 22:17-20>

11.Amin(Meriah) Why 5:14>

12.Bapa kami Mat 6:9-13>

13.Damai sertamu Yoh 14:27;20:19>

14.Anak Domba Allah Yoh 1:29;why 5:6 dll>

15.Inilah Anak Domba Allah Wahyu 19:9.>

16.Tuhan saya tidak pantas Mat 8:8>

17.Pergilah dalam damai Luk 7:50;2 Taw35:3.>

18.Syukur kepada Allah 2 Kor9:15.

Jadi saudara-saudari apabila kita umat Katolik pergi mengikuti Misa, alkitab sudah berada dihadapan anda,tidak disamping anda.Untuk yg meragukan ibadah Katolik tidak alkitabiah silakan disimak baik-baik….Tuhan sertamu

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.